Agen taruhan – Sepakbola sebagai Penyelamat Orang-orang Turki di Jerman

Di antara besar imigran Turki dalam Jerman, Ismail Tipi tampil berbeda. Ketika banyak di antara mereka tampak miskin di Jerman sebab tdk mampu menyatu dengan masyarakat — juga kesudahannya menyelesaikan peluang guna mengembangkan diri-Tipi lebih-lebih dipercaya buat menempati 1 kursi di Parlemen Negara Bagian Hesse.test1

Keberuntungan Tipis datang di lapangan sepakbola.

Keberhasilan Turki & Dua Alasan Membicarakan Jerman

Berdasar pada pemberitahuan yg dikasih oleh situs Kementrian Luar Negeri Turki, sumber di balik banyaknya jumlah orang-orang Turki, atau keturunannya di semua dunia, adalah keperluan yg gede akan tenaga buruh.

Perkembangan industri yang maju dalam Eropa Barat di tahun 1960an membuat pemerintah Turki membolehkan perjanjian bilateral dgn Jerman mengenai migrasi Gastarbeiter (pekerja tamu) saat tahun 1961.

Partisipasi sebentuk dijalin dengan Austria, Belgia, & Belanda di tahun 1964. Setahun setelahnya, Perancis sebagai tujuan. Gak cuma di Eropa, para buruh Turki yang rutin berlabuh dari kota-kota kecil mulai bermigrasi pada Australia di 1967.

Sejak tahun 1974, permintaan dr Eropa Barat start menurun sehingga arah migrasi orang-orang Turki pada berpindah ke Afrika Utara, Timur Tengah, serta negara-negara semenanjung.

Tetapi sebuah kesalahan gede kalau menganggap jika migrasi buruh merupakan satu-satunya faktor dibalik diaspora Turki dalam semesta dunia. Jauh sebelum gerakan migrasi pegawai terjadi, orang-orang Turki betul2 telah tersebar di Eropa, Afrika, serta Eropa; tepatnya di daerah-daerah kewibawaan Kesultanan Utsmaniyah.

Kesultanan Utsmaniyah begitu agung, sampai-sampai adipati terakhir atas Kekaisaran Bizantium (yg ditaklukkan sama Kesultanan Utsmaniyah) saja berkata, “Makin baik memandang 1 buah kota ada di bawah penguasaan turban Turki ketimbang mahkota Barat. ”

Dua periode persebaran orang-orang Turki itu membagi persebaran diaspora Turki memerankan dua: diaspora Turki era Kesultanan Utsmaniyah juga diaspora Turki modern. Terlepas atas waktu dan sebab penyebarannya, orang-orang Turki sudah tersebar di sekujur dunia. Bahkan dalam Jerman.

Ada dalih mengapa di tulisan ini hanya bakal mempercakapkan orang-orang Turki di Jerman.

Mula-mula, Jerman adalah negara dgn banyak orang Turki tertinggi pada luar Turki; situs Divisi Tenaga Kerja juga Jaminan Sosial Turki merencanakan kalau terdapat 1. 629. 480 warga negeri Turki pada Jerman (sehabis Jerman ada Prancis, dengan nominal warga negara Turki sama banyaknya 459. 611 saja).

Kedua, orang-orang Turki yaitu etnis minoritas dgn nominal teramat besar dalam Jerman.

Ke 3, & ini yang amat mempesona, ialah sebab hadir “prestasi” terpisah yg berjaya dicapai oleh orang-orang Turki pada Jerman. Hal itu menghasilkan mereka jadi bagian tak terpisahkan atas keluarga Jerman; keluarga yang kepergiannya bakal diratapi sama negeri.

Getaran migrasi modern diaspora Turki pada Jerman pada awalnya betul2 cuma sejajar Gastarbeiter. Itu datang utk melakukan pekerjaan-pekerjaan ringan yang tak membutuhkan penuh kepandaian tertentu. Namanya juga pekerja tamu. Di dalam waktunya, mereka diharuskan meninggalkan Jerman serta kembali ke negeri semula.

Berpuluh-puluh tahun telah berlalu dari kerjasama bilateral antara Turki & Jerman mengenai migrasi buruh finis. Seharusnya tak tersedia lagi orang-orang Turki pada Jerman. Tapi pada praktiknya orang2 Turki pada Jerman jumlahnya malah semakin banyak aja.

Tatkala ini sudah banyak orang Turki yg bisa tumbuh mandiri guna wirausahawan pada Jerman. Menurut pemberitahuan yg diambil daripada situs Departemen Tenaga Kerja & Jaminan Sosial Turki, terdapat 70 ribu orang-orang Turki yg mencari rezeki lewat jalan itu. Mereka yg memilih guna hidup berwirausaha berjaya mengawali tempat pekerjaan guna ratusan ribu orang atas bervariasi suku bangsa oleh latar belakang.